🥚 Panduan Breeding
Cara Breeding Burung Kicauan
Panduan ternak burung kicauan populer Indonesia dari breeder berpengalaman: persiapan kandang, seleksi indukan jantan-betina, proses perjodohan, inkubasi, dan perawatan anakan hingga sapih.
Langkah-Langkah Breeding Burung Kicauan
- 1
Persiapan Kandang Ternak
Kandang ternak berbeda dengan kandang harian. Ukuran minimal 60×40×40 cm untuk burung kecil, 120×60×60 cm untuk burung besar seperti Murai Batu. Lengkapi dengan kotak sarang di sudut atas, tangkringan kayu 2–3 buah di ketinggian berbeda, dan alas pasir/kertas koran.
- 2
Seleksi Indukan Berkualitas
Indukan jantan: aktif berkicau, sehat, tidak cacat, usia 1–3 tahun, memiliki postur ideal. Indukan betina: gemuk proporsional, aktif bergerak, sehat, usia 1–2 tahun. Hindari indukan yang terlalu tua atau sudah sering diturunkan.
- 3
Proses Perjodohan (Introduksi)
Tempatkan jantan dan betina di kandang berdampingan (dipisah jeruji) selama 1–2 minggu. Amati reaksi: jika saling mendekati dan tidak agresif, proses penjodohan berhasil. Barulah satukan dalam kandang ternak.
- 4
Masa Bertelur dan Inkubasi
Setelah disatukan, betina akan mulai membuat sarang (3–7 hari), kemudian bertelur 2–5 butir. Inkubasi berlangsung 12–21 hari tergantung spesies. Jaga ketenangan — hindari memindahkan atau menyentuh sarang.
- 5
Perawatan Anakan
Anakan menetas buta dan tanpa bulu. Induk akan menyuapi sendiri. Setelah 21–35 hari, anakan mulai bisa makan sendiri (sapih). Berikan voer basah, jangkrik kecil, dan ulat hongkong kecil sebagai pakan pertama.
🛒 Perlengkapan Breeding Burung
Breeding per Spesies (3 tersedia)
Semua spesies →
Kacer
Copsychus saularis
Breeding Kacer membutuhkan persiapan teliti karena sifat agresif jantan. Kandang ternak minimal 80×60×60 cm. Pilih induk...
Panduan breeding lengkap →
Lovebird
Agapornis sp.
Breeding Lovebird cukup mudah dan cocok untuk pemula. Kandang ternak ideal berukuran 60×40×40 cm per pasang dengan kotak...
Panduan breeding lengkap →
Murai Batu
Copsychus malabaricus
Penangkaran Murai Batu membutuhkan persiapan matang. Kandang ternak minimal berukuran 100×60×180 cm (lebih luas lebih ba...
Panduan breeding lengkap →FAQ Breeding Burung Kicauan
Berapa lama inkubasi telur Murai Batu?
Telur Murai Batu diinkubasi selama 12–14 hari. Induk betina mengerami penuh siang dan malam. Setelah menetas, anakan mulai tumbuh bulu pada hari ke-10, dan siap disapih pada usia 25–30 hari.
Berapa lama inkubasi Lovebird?
Telur Lovebird membutuhkan inkubasi 21–23 hari. Betina bertelur 4–6 butir dengan interval 1–2 hari. Anakan disapih pada usia 35–42 hari. Lovebird bisa bertelur 3–4 kali per tahun dalam kondisi optimal.
Bagaimana cara membedakan indukan jantan dan betina Kacer?
Kacer jantan: kepala dan dada hitam mengkilap, ekor lebih panjang, perilaku lebih agresif dan sering berkicau. Betina: warna lebih kusam/abu-abu, tubuh lebih kecil, lebih tenang. Sexing bisa dipastikan via DNA test untuk akurasi 100%.
Apakah breeding burung menguntungkan secara finansial?
Ya, breeding burung kicauan populer sangat menguntungkan. Satu pasang Murai Batu bisa menghasilkan 3–4 anakan per musim, dengan harga anakan Rp 300.000–800.000/ekor. Lovebird lebih mudah dan anakan lebih banyak, cocok untuk pemula.